Data Kematian Tenaga Medis Cukup Tinggi, Wabah COVID-19 Belum Usai


Data Kematian Tenaga Medis Cukup Tinggi, Wabah COVID-19 Belum Usai
Jakarta, Tweeelf.blogspot.com – Data kematian akibat Covid-19 diperparah dengan angka kematian tenaga medis yang cukup tinggi, yaitu 68 orang yang terdiri dari 38 dokter dan 30 perawat berdasarkan data dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Dengan adanya data tersebut membuat Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), Agus Samsudin, mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, termasuk saat pelaksanaan Idul Adha nanti.

cr:pinterest

“Kami tidak lelah menghimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan 3 M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Terkait dengan Idul Adha 1441 H, selain penerapan protokol kesehatan sesuai edaran PP Muhammadiyah, kami mengharapkan lebih baik dana kurban tahun ini disalurkan untuk membantu mereka yang terdampak Covid-19,” Ujarnya pada Senin (06/07/20) kemarin.

Diketahui hingga 5 Juli kemarin, Covid-19 di Indonesia telah mencapai 63.749 kasus terkonfirmasi positif, bertambah 1.607 kasus dari hari sebelumnya dengan jumlah total yang meninggal mencapai 3.171 orang.

Dengan bertambahnya kasus tersebut membuat Indonesia menempati peringkat ke-26 dunia jumlah penderita Covid-19. Sementara di Asia Tenggara, Indonesia menempati peringkat baik dari jumlah total kasus Covid-19 dan jumlah total kasus kematian secara umum, menyalip Singapura yang mempunyai 44.800 kasus terkonfirmasi positif dengan kematian yang “hanya” 26 orang.

Disisi lain, Abdul Mu’ti Sekretaris Umum PP Muhammadiyah mengumumkan Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang rencananya akan dilaksanakan di Surakarta harus ditunda, keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dan saran para ahli terkait Covid-19.
cr:pinterest

Komentar

Postingan Populer